Kesalahpahaman manusia terhadap roh/arwah
manusia yang telah mati membuat setan dari bangsa jin begitu mudah
menyesatkannya dengan berbagai tipu daya,apa lagi didukung oleh kepintaran
manusia membuat sandiwara hidup di atas sandiwara berupa film atau sinetron honor membuat tipu
daya setan cepat merasuki pikiran manusia sampai apa yang diinginkan oleh setan
bisa dilakukan demi menghilangkan ketakutannya kepada gangguan ruh manusia yang
sebenarnya adalah gangguan setan.Maka tersebutlah nama-nama produk tipu daya
setan,seperti kesurupan,pocong,kuntil anak,sundel bolong,dan sebagainya.
A.
Roh Manusia Setelah Dikuburkan
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa manusia setelah dicabut
nyawanya oleh malaikat Maut dan telah memasuki alam kubur maka akan didatangi
oleh dua malaikat,yaitu Mungkar dan Nakir.Bila roh itu beriman dan bertakwa
maka memperoleh kehidupan yang menyenangkan (nikmat kubur).
“Dan ruh itu pun dikembalikan ke jasadnya. Kemudian
datanglah dua malaikat yang mendudukannya dan bertanya kepadanya,’Siapa
Tuhanmu?’ dia pun menjawab,’Tuhanku Allah.’ Keduanya bertanya lagi,’Apa
agamamu?’ dia menjawab,’Agamaku Islam.’ Keduanya bertanya,’Siapa lelaki yang
diutus kepada kalian ini?’ dia menjawab,’Dia adalah Rasulullah saw.’ Keduanya
bertanya lagi,’Apa ilmumu?’ dia menjawab,’Aku membaca Al Qur’an, Kitab Allah,
aku mengimaninya dan membenarkannya.’
Terdengarlah
suara yang memanggil dari langit,’Karena kebenaran hamba-Ku maka hamparkanlah
(suatu hamparan) dari surga, pakaikanlah dengan pakaian dari surga, bukakanlah
baginya sebuah pintu menuju surga.’ Beliau saw bersabda,’maka terciumlah
wanginya serta dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang.’ Beliau
bersabda,’Datanglah seorang laki-laki berwajah tampan, berbaju indah dengan
baunya yang wangi mengatakan,’Bahagialah engkau di hari yang engkau telah
dijanjikan.’ Orang (yang beriman) itu mengatakan,’Siapa angkau? Wajahmu penuh
dengan kebaikan’ dia menjawab,’Aku adalah amal shalehmu.’ Orang
itu mengatakan,’Wahai Allah, segerakanlah kiamat sehingga aku kembali kepada
keluarga dan hartaku.”(HR.Ahmad).
Sebaliknya,bila ruh itu kafir atau penuh dengan dosa
maka akan memperoleh kehidupan yang menyengsarakan (siksa kubur),”Ruhnya
pun dikembalikan ke jasadnya dan datanglah dua malaikat mendudukannya seraya
bertanya,”Siapa Tuhanmu?’ maka dia menjawab,’a..a… aku tidak tahu.’ Keduanya
bertanya.’Apa agamamu?’ dia menjawab,’a…a…aku tidak tahu.’ Keduanya
bertanya,’Siapa laki-laki yang diutus kepadamu ini?’ dia menjawab,’a…a…aku
tidak tahu.’ Maka terdengar seruan dari langit.’ Karena pendustaan (nya) maka
hamparkanlah (suatu hamparann) dari neraka dan bukakan baginya suatu pintu
munuju neraka dan terasalah panas serta angin panasnya bagi orang itu dan dia
pun dihimpit oleh kuburnya sehingga hancur tulang-tulangnya.
Datanglah
seorang laki-laki yang berwajah buruk dengan pakaian yang bau busuk dan
mengatakan,”Bergembiralah kamu dihari yang buruk bagimu yang telah dijanjikan
ini.’ Orang itu berkata,’Siapa kamu dengan wajahmu yang penuh dengan
kajahatan.’ Dia menjawab,’Aku adalah amal burukmu.’ Orang itu pun
berkata,’Wahai Allah janganlah engkau adakan kiamat.” (HR. Ahmad).
Nasib kita di alam kubur ditentukan oleh amal yang yang
kita bawah.Jadi rezki kita masing –masing telah disediakan Allah di alam kubur
sesuai dengan amal yang kita bawah,ditambah dengan amal-amal lain yang datang
menyusul,seperti amal jariah,ilmunya yang berguna,amal saleh dari anak yang saleh
dan juga doa-doa dari sesama muslim.Setelah menempati tempat masing-masing maka
roh itu terkunci, artinya tidak bisa lagi kembali ke alam dunia,karena alam
dunia dengan kubur telah dibatasi oleh didinding pemisah yang tidak seorangpun
bisa menembusnya.Dan mereka akan berada di alam kubur sampai datangnya hari
kiamat,sebagaimana Firman Allah:
“(Demikianlah
keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang
dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),agar aku berbuat amal yang saleh terhadap
yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan
yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka
dibangkitkan.” (QS. Al-Mukminun : 100).
B.
Bentuk-Bentuk Tipu Daya Setan
Sehubungan dengan Roh Orang Mati
1. Kesurupan roh manusia
Dalam kehidupan kita,kadang kita mendengar cerita atau menyaksikan
langsung saudara kita mengalami kesurupan atau kemasukan suatu kekuatan yang
menguasai kesadaran/mengedalikan dirinya.Mereka kadang bicara dan mengaku
dirinya sebagai penghuni kuburan keramat,orang tua yang telah meninggal,orang
yang disakiti hatinya,atau orang yang mati terbunuh.
Contoh kasus:Seorang siswa yang kesurupan di sekolah penulis,mengaku
sebagai seorang gadis yang bernama Saleha yang mati tertembak sekitar 60 tahun
yang lalu.Lokasi penembakan kebetulan adalah lokasi yang dibanguni sekolah
tempatnya di WC siswa.Dia mengaku tinggal di salah satu WC siswa tersebut.Dia
meminta agar didoakan dan dibacakan Al Quran di tempatnya.Pengakuannya sama
dengan pengakuan orang yang menembaknya yang kebetulan tinggal di sekitar
lingkungan sekolah yang sempat dihadirkan penulis dalam menangani siswa yang
kesurupan tersebut.Hal inilah yang membuat sebagian warga sekolah dan
masyarakat sekitar lingkungan sekolah percaya bahwa roh Saleha yang tertembak
itu gentayang dan mengganggu siswa.
Namun ada yang mencurigakan bagi penulis yang menangani kasus kesurupan
ini,antara lain:
1. Dia
minta dibacakan Al Quran/Surat Yasiin di tempatnya (WC Siswa),padahal membaca
Al Quran di tempat kotor seperti WC dilarang dalam Islam,kalau melakukan
larangan berarti dosa,bukankah yang menyuruh kita berbuat dosa hanyalah setan
?.
2. Beberapa
siswa mengellinginya membaca Al Quran di ruang perpustakaan sesuai dengan
permintaannya,malah dia senang dan memegang Al Quran yang dibaca siswa.
3. Tetapi
ketika penulis membacakan ayat Kursi,Al Ikhlas,Al Falaq dan An An Nas dia malah
menjerik kepanasan,sampai akhirnya keluar namun beberapa saat kemudian masuk
lagi.Bukankah yang tidak tahan dengan bacaan Ayat Kursi hanyalah setan ?.
4. Penulis
mencoba menyediakan dua gelas air.Yang
satu sengaja dibacakan Ayat Kursi dan ketiga surat pengusir setan yang tersebut
di atas,dan yang satunya tidak dibacakan lalu disuruh minum.Ternyata dia tak
sanggup meminum air di gelas pertama yang katanya panas sekali,sedang gelas
kedua mampu dihabiskannya.Bukankah hanya setan yang tak sanggup minum air yang
telah dibacakan ayat-ayat Al Quran.
5. Ketika
kesurupan berikutnya,dia membuat model kuburan di depan kelasnya dan menulis tanggal
19 Maret 2013 lalu menyuruh teman-temannya menabur bunga.Ketika ditanya,kuburan
siapa itu dia menjawab “Kuburan Selfi
yang akan saya ambil”.Pengakuan inilah yang membuat warga sekolah dan orang tua
siswa menjadi takut,jangan-jangan Saleha benar-benar akan mengambil nyawa
seorang siswa,tetapi nyatanya setelah tanggal 20 Maret 2013 siswa yang selalu
kesurupan itu baik-baik saja.Bukankah hanya setan yang suka menakut-nakuti
manusia dan suka berbohong ?.
Akhirnya penulis menemukan solusi bahwa cara menghentikan kesurupan
tersebut adalah membimbing siswa terutama korban untuk melawan sendiri dengan
memperbanyak zikir dan membaca Al Quran,meyakinkan siswa bahwa yang mengganggu
Selfi adalah setan yang mengaku-ngaku sebagai manusia,itu hanya tipu daya setan
yang suka menakut-nakuti yang tujuannya adalah untuk menyesatkan
manusia.Kepercayaan warga sekolahpun terhadap arwah gentayangan
berangsur-angsur berkurang dan akhirnya siswa percaya bahwa itu hanyalah setan
dari bangsa jin yang mengku-ngaku sebagai manusia,yang hanya ingin menyesatkan
manusia agar melakukan kesyirikan.Dengan semakin banyaknya siswa sudah tidak
mempercayainya sebagai arwah manusia yang gentayangan,maka akhirnya setan
itupun berhenti mengganggu siswa.
Kasus kedua adalah seorang dukun yang pernah didatangi penulis sebelum
penulis mengenal siapa dukun itu.Dukun tersebut biasanya kalau malam Senin
mengalami kesurupan.Bila telah kesurupan maka dukun itu membungkukkan badannya
pertanda bahwa dukun itu telah dimasuki roh penghuni kuburan keramat yang
bernama “Datu’ Pakkalimbungan’ atau masyarakat menamainya ‘Daeng Toa’ yang
kuburannya terletak di Panaikang Kec.Bissappu Kabupaten Bantaeng.Setelah
itu,dukun lalu menumpahkan minyak di mulutnya yang membuat orang-orang yang
menyaksikannya berebutan mengambil minyak itu sebagai ‘berkah’.Lalu dukun
itupun duduk melayani pasien-pasiennya,mengobati atau membagi-bagi sesuatu yang
dijanjikan.
Penulis sempat terkesima saat mengikuti dukun yang kesurupan itu memasuki
kamarnya karena katanya bahwa janji untuk dibawakan emas telah penuhi.Setelah
dalam kamar,suami dukun itu disuruhnya membuka kotak yang telah disediakan
berukuran kira-kira 30 X 15 X 20 CM,ternyata betul kotak tersebut telah berisi
berbagai macam perhiasan emas yang mengkilat berupa kalung,gelang dan cincin.
Kasus ketiga adalah seorang keluarga yang kesurupan di rumah keluarga
yang baru sebulan sudah dikuburkan.Dia mengaku sebagai orang yang baru saja
meninggal dan meminta kepada keluarganya agar diadakan acara “attumate’ untuk
menyelamatkan dirinya di sana (kubur).Dia mengaku kecewa karena menantunya yang
‘Muhammadyah’ tidak melakukan ritual attumate pada waktu yang biasa dilakukan.
Akhirnya penulis berusaha mencari informasi tentang kebenaran adanya
arwah manusia yang bisa masuk ke tubuh manusia lainnya ?.Tak satupun keterangan
dalam Al Quran maupun hadist yang menjelaskan bahwa arwah manusia bisa masuk ke
tubuh manusia lainnya.Keterangan yang ada hanyalah bahwa manusia setelah
meninggal dan telah diperiksa oleh Malaikat Mungkar dan Nakir maka arwahnya
dibawah ke tempat istrahatnya menunggu kiamat,arwah yang baik disimpan di
tempat yang tinggi beserta kenikmatannya dan arwah yang buruk disimpan ditempat
di bawah tanah beserta siksaannya.Antara alam dunia dan alam kubur dibatasi
oleh dinding,oleh karena arwah-arwah yang telah menempati tempatnya di alam
kubur tidak bisa ke mana-mana sampai datangnya hari kebangkitan (Simak QS.Al
Mukminuun:99-100).
Dan Rasulullah SAW juga memberikan informasi bahwa hanya jin yang bisa
masuk ke dalam tubuh manusia lainnya, ’’sesungguhnya setan (jin) beredar didalam
diri manusia seperti aliran darah ‘’(HR.Bukhari
muslim).Setinggi-tingginya ilmu manusia,tidak ada yang diberi kemampuan untuk
masuk kedalam tubuh manusia lainnya.Setan tahu bahwa manusia mudah percaya pada
prasangka,oleh karena itu dengan pengakuannya sebagai manusia,manusia bisa
mempercayainya apatah lagi setan itu mampu membukti persangkaan manusia
itu,sehingga manusia mengikutinya,kecuali sebagian kecil manusia tak mau
mengikutnya (lihat QS.Saba:20).
Begitupula yang masuk ke dalam tubuh seorang dukun sampai dukun itu bisa
mengobati segala macam penyakit,itu adalah setan dari bangsa jin untuk
menyesatkan manusia,sekalipun mengaku sebagai orang saleh.Ada seorang dukun
yang bila hendak mengobati maka terlebih dahulu kemasukan yang mengaku sebagai
Syekh Yusuf dan wali-wali lainnya.Itu semua adalah ulah setan untuk menarik
manusia agar mendekat padanya.Pengobatan yang dilakukan oleh seorang dukun
hanyalah alat untuk menarik manusia mendekat yang tujuannya adalah untuk
menyesatkan iman para pasien karena disuruhnya melakukan sesuatu yang
mengandung kesyirikan seperti mempersembahkan sesajen kepada penghuni kuburan
atau tempat yang dianggap keramat
Suatu pelajaran berharga bagi pembaca untuk menambah pemahaman tentang orang
yang kesurupan.Seorang jin yang telah ditaklutkan oleh seorang ustaz membuka
rahasianya dalam menyesatkan manusia,yang katanya agar sama-sama masuk
neraka.Setan dari bangsa jin tersebut mengatakan bahwa bangsanyalah yang selalu
melayani permintaan manusia di tempat-tempat yang dikeramatkan.Mereka suka
mendiami tempat-tempat yang dikeramatkan karena di situ banyak
makanannya,antara lain sesajen,bunga dan minyak wangi,dan katanya di situ
pulalah gampang menyesatkan manusia.Katanya lagi dia akan akan kuat dan kebal
bila makan sesajen yang dipersembahkan manusia untuknya.
Dikatakannya pula bahwa “bila ada manusia yang kesurupan dan mengaku
sebagai manusia dengan menyebut nama si A atau si B maka janganlah dipercaya
karena itu bukan manusia melainkan ulah bangsaku.Roh manusia telah terkunci di
alam kubur sehingga tidak mungkin bisa kembali ke dunia apalagi masuk ke dalam
tubuh manusia”.Jin itupun mengatakan bahwa manusia yang gampang ditipu atau
diganggu oleh bangsanya adalah manusia yang jauh dari Tuhanya,yang lalai
melaksanakan ibadah.Diapun mengaku bahwa bangsanya akan kepanasan atau tersiksa
bila mendengar ayat-ayat Allah,tidak akan berani mengganggu manusia yang selalu
berzikir dan yang berdoa saat keluar rumah.
Berdasarkan uraian di atas maka jelaslah bahwa orang yang kesurupan itu
adalah tipu daya setan.Setanlah yang mengaku-ngaku sebagai manusia,sebagai
orang tua atau sebagai penghuni kuburan keramat.Padahal sesungguhnya tidaklah
demikian.Apapun yang diminta atau yang diperintahkan orang yang kesurupan itu
janganlah dipenuhi sekaliipun permintaannya itu berupa ibadah,karena Allah
melarang kita mengikuti kehendak atau perintah setan.Melaksanakan suatu ibadah
atas perintah setan maka dilarang karena termasuk mempersekutukan Allah karena
ibadah apapun yang kita lakukan adalah melaksanakan perintah Allah.
Dengan tipu daya seperti ini,setan menyesatkan manusia,merusak iman dan
menyuruhnya dan melakukan amalan-amalan sesat seperti mempersembahkan
sajian,memakai jimak atau jampi-jampi atau menyuruh mendatangi suatu tempat
yang dianggap keramat.Janganlah tertipu,walaupun mereka mengaku sebagai
Allah,sebagai Malaikat,sebagai Nabi,dan sebagai orang saleh,jangan
dipercaya,jangan diikuti kemauannya dan jangan ditakuti apapun acamannya.Hanya
kepada Allahlah kita takut dan hanya
kepada-Nya kita berlindung.Dan jangan pula dipenuhi kemauan atau
perintahnya sekalipun perintahnya itu untuk melakukan suatu ibadah,seperti
membaca Al Quran,Shalat,Berzikir dan sebagainya,karena Allah melarang kita
mentaati setan.Buktinya kalau kita membaca Al Quran atas permintaan setan maka
setan tidak kepanasan tetapi kalau bukan permintaannya maka akan
kepanasan,karena memenuhi permintaan setan justru akan membuat setan itu
menjadi kuat.
2.
Roh Gentayang
DI
lingkungan masyarakat sudah terkenal sekali dengan adanya roh gentayangan.
Mereka percaya bahwa orang yang sudah mati bisa hidup kembali berupa roh.
Mereka juga beranggapan bahwa orang yang matinya tidak wajar seperti bunuh diri
ataupun di bunuh orang lain maka arwahnya penasaran. Arwah tersebut akan
meminta sesuatu agar arwahnya bisa tenang. Namun, adakah arwah gentayangan
dalam Islam?.
Contoh kasus
di suatu rumah yang pernah penulis sewa tersebar berita bahwa rumah tersebut
tidak ada yang berani menempatinya,karena menurut pengakuan tetangga,bahwa di
rumah itu kalau malam Jumat biasa penghuni rumah melihat sosok perempuan yang
gantung diri di dekat sumur yang ada dalam rumah dengan wajah yang mengenaskan
dan katanya piring biasa berbunyi-bunyi bila telah malam.Dan menurut pengakuan
warga bahwa memang di rumah itu pernah ada orang yang mati bunuh
diri.Namun,selama dua tahun penulis di rumah itu tidak pernah melihat dan
mendengar apa yang diceritakan masyarakat dan kenyataan sampai saat ini rumah
tersebut tidak ada yang tinggali dan tidak ada pula yang mau membelinya,karena
masyarakat di kampung tersebut takut atas cerita-cerita yang berkembang.
Begitupun
mengenai cerita yang tersebar dari mulut ke mulut tentang adanya roh perempuan
yang gentayangan,yang katanya perempuan tersebut adalah korban pembunuhan
setelah diperkosa.Perempuan tersebut biasa muncul pada malam hari dan
mengganggu laki-laki yang lewat,dengan menyamar sebagai gadis cantik dan kalau
lelaki itu mulai bermaksud megajaknya bermaksiat maka perepuan itupun membunuh
lelaki tersebut,dan cerita lain yang didukung oleh film atau sinetron horor di
televisi yang membuat masyarakat percaya pada cerita roh gentayangan.
Tentang roh
gentayangan atau hantu ini merupakan mitos yang berkembang karena
kesalahpahaman manusia terhadap roh manusia setelah dikuburkan. Memang terbukti
ada yang diganggu hantu tersebut,tetapi Rasulullah SAW telah menyatakan bahwa tidak ada hantu
(HR.Muslim),atau tidak ada roh manusia yang telah dikubur kembali kedua
mengganggu.Apa yang dilihat oleh manusia itu adalah ulah setan untuk
menakut-nakuti manusia agar bila telah takut maka bisa mengajukan permintaan
yang macem-macam yang dilarang oleh syariat Islam atau yang ujung-ujungnya
adalah menyesatkan manusia agar berlaku maksiat atau syirik.Berdaarkan QS Al
Mu’minuun bahwa roh manusia tak akan mungkin kembali ke dua sampai datangnya
kiamat sekalipun untuk berbuat amal saleh.Jadi kalau mereka ada yang dizinkan
ke dunia maka tidaklah mungkin akan ke dunia hanya untuk berbuat dosa dan
membalas dendam karena mereka sudah merasakan bagaimana nasib orang-orang yang
berdosa di alam kubur.
Setanlah
yang masuk ke dalam tubuh manusia dan mengaku-ngaku sebagi roh orang tua, atau
orang-orang saleh. Karena hanya setan (jin) yang diberi kemampuan oleh Allah
untuk masuk ke dalam tubuh manusia, sebagaimana keterangan Rasulullah SAW
bahwa, “Sesungguhnya setan (jin) beredar di dalam diri manusia seperti aliran
darah,” (HR. Bukhari Muslim).
Memang ada
riwayat yang menyebutkan adanya ruh manusia yang melihat bagaimana orang-orang
yang masih hidup memperlakukan jasadnya akan tetapi roh manusia tersebut
menyaksikan proses penguburannya pada saat mereka belum masuk ke alam kubur dan
rohnya itupun tidak Nampak dihadapan manusia,begitupun suaranya tidak terdengar
oleh manusia.Seperti yang diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Nabi SAW
bersabda, “Jika jenazah telah siap, kemudian kaum lelaki memikulnya di atas
pundak-pundak mereka, maka jenazah itu orang shalih ia berkata: ‘Segerakanlah
aku!’, tetapi jika tidak (shalih), ia berkata kepada keluarganya: ‘Celaka, akan
kalian bawa kemana aku?’ Segala sesuatu akan mendengar suaranya selain manusia,
dan andaikan manusia mendengarnya niscaya akan jatuh tersungkur,” (HR.
Bukhari).
Rasullah SAW
mengabarkan bahwa setelah roh keluar dari tubuh manusia (mati), roh itu diantar
oleh malaikat menuju penciptanya (Allah). Setelah itu dikembalikan kealam
kubur. Di alam kubur roh mendapat pemeriksaan oleh malaikat Munkar dan Nakir.
Melalui pemeriksaan itulah roh ditempatkan pada tempat yang layak baginya,
“Kemudian dibukakanlah untuknya pintu ke arah surga. Lalu kepadanya dikatakan;
Inilah tempat tinggalmu dan itu pulalah yang diserakan oleh Allah untukmu yaitu
segala sesuatu yang ada di dalamnya. Mayit itu merasakan kenikmatan yang besar
dan umat berbahagia. Kemudian dikeluarkanlah kuburnya itu sampai 70 hasta dan
diberi penerangan di dalamnya. Tubuhnya dikembalikan sebagai mana permulaan
dahulu. Rohnya diletakkan di dalam kelompok roh yang suci yaitu dalam tubuh
seekor burung yang bertengger di salah satu pohon surga,” (H.R Ahmad).
Berdasarkan
keterangan al-Qur’an dan hadis maka jelaslah bahwa tidak ada roh gentayangan,
yang ada adalah roh orang yang mukmin tidak bisa terangkat keatas gara-gara
utangnya yang belum terbayar. Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa tidak ada
hantu, di dalam arti roh mati kedunia mengganggu manusia (HR. Muslim). Apa yang
selama ini diyakini oleh sebagian besar umat Islam hanyalah tipu daya setan
dari bangsa jin. Setanlah yang menyamar sebagai orang yang telah mati seperti
dilihat oleh orang-orang yang tertipu.Kalau ada orang yang sudah diyakini mati
dan tiba-tiba muncul dihadapan kita atau suatu kampung maka yakinlah bahwa itu
bukan manusia melainkan setan.Begitupun kalau mendengar suara tanpa badan yang
mengaku orang yang telah mati maka yakinlah bahwa itu adalah suara setan dan
Begitu pula yang sebut “pocong”,”kuntil anak” dan sebagainyaa adalah ulah setan
untuk menakut-nakuti manusia.maka hadapilah mereka dengan cara menghadapi setan
yang diajarkan oleh Islam.
3.
Orang Mati Bisa Hidup Kembali
Telah
berkembang pula masyarakat Islam tentang adanya orang (pemilik ilmu tarekat)
yang telah dikuburkan hidup kembali.Beberapa orang yang telah memberikan
kesaksian tentang adanya orang yang telah dikuburkan dan hidup kembali di
kampung lain.
Contoh
kasus: Penulis memiliki seorang sahabat yang bernama Yusuf,dia adalah anak seorang
dukun sekaligus guru tarekat.Dulu penulispun berguru pada orang tua
sahabatku,antara lain diberikan ilmu yang bisa membuat jazad kita lenyap di
dalam kubur dan hidup kembali di kampung lain.Tetapi akhirnya penulis kembali
ke jalan Allah dan membuang ilmu-ilmu tersebut karena penulis menganggapnya
sebagai ilmu sesat.
Suatu ketika
sahabatku itu jatuh sakit dan sakitnya itu yang membawanya kea lam kubur.Saat
mayatnya hendak di shalati tiba-tiba masuklah ke dalam rumah cahaya seperti
lampu yang menerangi ruangan dan cahaya itupun meninggalkan rumah ketika mayat
usai dishalati dan dibawa ke pekuburan.Malamnya,ada warga yang mengaku melihat
cahaya di kuburan Yus yang menjulang tinggi sampai menembus langit.Beberapa
hari kemudian berdatanganlah orang-orang sekampung Yus yang mencari rezki di
kampung lain mengaku telah bertemu dan berbicara langsung dengan Yus.Bahkan
beberapa warga Tonrita,yang merupakan murid-murid perguruan tarekat orang tua Yus
mengaku sempat berpelukan dengan Yus.Tetapi mengapa tidak pernah Nampak
dihadapan penulis padahal penulispun mau sekali bertemu dengannya ?.
Yang
mencurigakan dari kasus seperti di atas,adalah kalau memang orang mati bisa
hidup kembali mengapa hanya bisa ditemui satu kali ?,mengapa tidak mau bertemu
dengan sahabat dan keluarga dekatnya ? atau mengapa tidak berkunjung ke
kampungnya untuk menemui keluarga dan tetangga-tetangganya ? dan mengapa tidak
ada kabar beritanya di rumah rumahnya sekarang orang mati yang hidup kembali
itu.
Dan salah
satu kehebatan ayah sahabat penulis adalah mengaku pernah naik ke langit ke
tujuh bertemu Allah.Sesampai di atas langit dia melihat sebuah rumah dan
didekatilah rumah.Katanya di rumah itu dia bertemu dengan seseorang yang
mengaku Nabi Muhammad yang menyuruh memasuki sebuah kamar yang katanya Allah
sudah menunggunya.Diapun memasuki kamar yang ditunjuk,ternyata di dalam kamar
itu dia bertemu seseorang yang menyeramkan yang rambutnya berdiri seperti
duri.Dia dimarah-marahi karena melupakan adat orang tuanya dan diperintahkan
kepadanya bila kembali kedunia agar melestarikan tradisi orang tuanya,antara
lain menghormati roh-roh yang disebutnya dengan senantiasa mempersembahkan
sesajen kepada mereka.
Kasus di
atas bagi penulis hanyalah tipu daya setan agar para pengikut tarikat yang
diajarkan oleh orang tua Yus semakin yakin kebenaran berita bahwa para pengikut
tarikat itu dijamin keselamatannya di akhirat dan bisa hdup kembali di muka
bumi semaunya,atau agar orang yang lain tertarik untuk menuntut ilmu
tersebut,antara lain sahadat batin hanya sebuah bunyi kedutan di leher,shalat
batin yang hanya sebuah bunyi di dalam dada.Bila seseorang telah memiliki ilmu
tersebut maka tidak perlu lagi melaksanakan syariat-syariat Allah seperti shalat
5 waktu,berpuasa di bulan Ramadhan dan sebagainya karena mereka telah mencapai
tingkat ma’rifat dan orang yang sudah mencapat ma’rifat tidak butuh lagi amalan
syariat,dia sudah dekat dengan Allah,dia adalah kekasih Allah dan telah dijamin
masuk surge sehingga apapun keinginannya terhadap Allah maka dengan shalat
batin itu pasti terpenuhi termasuk kalau masih mau hidup kembali di dunia dan
orang seperti ini mayatnya di kubur akan lenyap,yang menurut penulis bahwa
lenyap karena ulah setan yang mencurinya saat kita menggali kubur itu lalu
menyimpannya di tempat lain atau di dalam hutan.
Memang
terdapat kisah orang-orang yang telah mati bahkan telah dikubur hidup
kembali,diantaranya ada yang mati suri dan ada yang mati benaran tetapi karena
kehendak dan kekuasaan Allah bisa hidup kembali dan memang benar-benar hidup
kembali karena bisa kembali ke rumahnya dan hidup bersama dengan
keluarganya.Begitupula kisah tujuh pemuda yang bersembunyi di gua (Ashabul
Kahfi) yang dimatikan Allah selama lebih 300 tahun dan dihidupkan
kembali.Mereka itu hidup karena kehendak Allah bukan karena adanya ilmu-ilmu
rahasia yang dimilikinya.
Ilmu-ilmu
tersebut di atas bagi penulis adalah sesat dan termasuk ajaran setan,karena
ilmu-ilmu tersebut tidak didapati di dalam Al Quran maupun sunnah
Rasul,sedangkan Allah telah memberi peringatan:
“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran
Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang
menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainyaDan
sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang
benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.”(QS. Az Zukhruf:36-37).
Dan sangat jelas bahwa pengakuannya telah
bertemu dengan Allah adalah tipu daya setan.Dan Yang dilihat dalam mimpinya itu
bukanlah Allah dan bukan pula nabi Muhammad,melainkan setan yang mengaku-ngaku
sebagai Allah dan Nabi Muhammad. Buktinya dia melihat Allah dengan muka yang
menyeramkan,itu kan Iblis dan Allah itu mustahil dilihat oleh mata apapun,dan
Allah tiada serupa dengan mahkluk-Nya.Dukun itu alat setan untuk menyebarkan
kesesatan di muka bumi ini.
C. Tekad Setan Untuk
Menyesatkan Manusia
Allah
telah menyatakan bahwa setan,baik dari bangsa jin maupun dari bangsa manusia
adalah musuh manusia karena mereka memiliki visi,misi dan program kerja untuk
menyesatkan manusia agar kelak menjadi penghuni neraka bersama dengannya.Hal
ini dinyatakan dalam Al Quran:
“Dan
demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari
jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada
sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu
(manusia) [maksudnya setan-setan jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia
agar tidak beriman kepada Nabi.]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka
tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS al-An’âm, 6: 112).
Oleh
karena itu Allah memberi peringatan kepada manusia agar berhat-hati terhadap
tipu daya setan,sebagaimana Firman-Nya:
“Hai anak Adam janganlah sekali-kali kamu
dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu
dari surga. Ia menanggalkan pakaian kedua untuk memperlihatkan kepada kedua
auratnya. Sesungguh ia dan pengikut-pengikut melihat kamu dari suatu tempat
yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguh Kami telah menjadikan
setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”(Al a’raf:27).
Setan
yang dipimpin oleh Iblis adalah makhluk yang sakit hati terhadap manusia karena
gara-gara manusia sehingga mereka dikutuk oleh Allah dan dinyatakan sebagai
calon penghuni neraka.Karena kutukan itulah sehingga Iblis memohon izin kepada
Allah untuk menyesatkan manusia dengan cara apapun dan memohon pula agar diberi
umur yang panjang.Allah pun memenuhi permintaannya agar diketahui siapa
diantara manusia yang benar-benar beriman dan tidak beriman dan sebagai ujian
bagi manusia guna mengisi surga dan neraka.Hal ini dikisahkan dalam Al Quran:
“Iblis menjawab: ‘Beri tangguhlah aku sampai
waktu mereka dibangkitkan’ Allah berfirman ‘Sesungguh kamu termasuk mereka yang
diberi tangguh.’ Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukumiku tersesat aku
benar-benar akan mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan
mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka dari kanan dan kiri
mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur .”(selengkapnya baca QS. Al A’raaf:12-20).
Allahlah
yang mempersilahkan Iblis dan pasukannya untuk mendatangi tiap-tiap manusia untuk
melakukan misinya,sebagaimana Firman-Nya:
“Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa
di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah
balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang
kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka
pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan
mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang
dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.” (QS.Al
Israa:63-64).
Untuk
melakasanan misi setan maka Allah pun memberinya fasilitas atau
kemudahan,antara lain:
a.
Setan dapat melihat manusia
tetapi manusia dapat melihatnya sehingga manusia susah membedakan antara suara
setan atau suara manusia,
b.
Setan dari jin mampu masuk ke
dalam tubuh manusia,mengendalikan perkataan dan gerak manusia
c.
Setan dari jin mampu terbang
dengan kecepatan yang tinggi dan ke tempat yang jauh
d.
Setan dari mampu membaca hati
manusia dan mencuri berita di langit sehingga bisa membantu manusia sekutunya
e.
Setan dari jin mampu
berubah-rumah wujud sehingga bisa menipu atau memperdaya manusia
f.
Setan dari jin mampu berbuat
melebihi kekuatan manusia sepertimengendalikan angin sehingga bisa mendatangkan
bencana
g.
Setan dari jin memiliki umur
yang panjang sehingga bisa memiliki pengalaman dan ilmu yang lebih banyak dari
manusia,setan tahu apa yang terjadi pada nenek-nenek kita ratusan tahun yang
lalu
h.
Setan memiliki jumlah yang lebih
besar dari manusia sehingga mampu mendatangkan puluhan ribu pasukan untuk
menghadapi seorang manusia.
Tentu di antara
kita ada yang bertanya untuk apa Allah mengizinkan Iblismenyesatkan
manusia,bukankah Allah sendiri yang memberi petunjuk kepada manusia
?.Jawabannya adalah:
“Dan sesungguhnya iblis telah dapat
membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya,
kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. Dan tidak adalah kekuasaan
iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang
beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu.
Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (QS.Saba:21).
Karena setan
sebagai musuh kita maka kita diperintahkan untuk menperlakukan setan sebagai
musuh musuh. Allah Subhânahu wa
Ta’âla berfirman:
“Sesungguh setan itu adalah musuh bagimu maka
anggaplah ia musuhmu karena sesungguh setan-setan itu hanya mengajak golongan
supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.”
Setan
memiliki jalan-jalan yang ia tempuh untuk mempengaruhi seorang muslim lalu
menghalangi mereka dari agama Allah, melalaikan dari ketaatan, dan
memalingkannya dari jalan yang benar dan diridhai. Jalan masuk setan tersebut
adalah jalan syubhat dan jalan syahwat.
Pertama, jalan masuk syahwat yaitu apabila setan
melihat seorang muslim condong dan mencintai kemaksiatan, lalu setan menghiasi
maksiat tersebut dihadapan sang hamba agar ia memperturutkan syahwat hawa
nafsunya dan memalingkan dari ketaatan kepada Rabbnya.
Kedua, jalan masuk syubhat yaitu apabila setan melihat
seseorang yang berpegang teguh terhadap agama, semangat menjalankan ketaatan
kepada Rabbnya, jauh dari perkara syahwat dan maksiat, maka setan akan masuk
melalui jalan syubhat. Ia jadikan orang tersebut berlebih-lebih dalam agama,
keras dan kaku. Lalu ia pun keluar dari jalan yang lurus, dari ketaatan kepada
Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Syubhat menjadikan seseorang berlebih-lebihan dan kaku dalam beragama, akan
tetapi pelakunya menyangka menjaga ketaatan di jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Renungkanlah
sebuah hadits dari Abu Musa al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,
“Apabila tiba pagi hari, Iblis menyeru para
serdadunya dengan mengatakan, ‘Barangsiapa yang berhasil menyesatkan seorang
muslim pada hari ini, maka akan aku berikan mahkota’. Salah seorang pengikut
Iblis mengatakan, ‘Aku senantiasa bersama seorang muslim, hingga ia
menceraikannya’. Iblis menjawab, ‘Dia bisa menikah lagi’. Pasukannya yang lain
mengatakan, ‘Aku bersama seorang muslim hingga dia durhaka kepada kedua orang
tuanya’. Iblis menjawab, ‘Dia bisa kembali berbakti’. Yang lain mengatakan,
‘Aku senantiasa bersama seorang muslim hingga ia berbuat syirik’. Iblis
berkata, ‘Kamu kamu’. Pasukannya yang lain mengatakan, ‘Saya bersamanya hingga
dia berzina’. Iblis menanggapi, ‘Kamu, kamu’. Pasukan lainnya lagi mengatakan,
‘Aku senantiasa bersamanya hingga ia membunuh’. Iblis menjawab, ‘Kamu, kamu’.
Ia pun menyematkan mahkota tersebut.”(HR. Ibnu Hibban).
Berdasarkan keterangan-keterangan di atas maka
jelaslah bahwa setan adalah musuh kita,oleh karena apapun omongannya jangan
dipercaya.Apapun ancamannya jangan ditakuti.Apapun perintahnya jangan dipenuhi
dan berhati-hatilah selalu tipu dayanya.Ingat setan mampu membuktikan apa yang
manusia persangkakan.Dan ingat pula bahwa setan itu lemah terhadap orang-orang
yang beriman dan selalu beramal saleh.Hadapilah tipu daya setan dengan
ayat-ayat Allah,niscaya mereka akan lemah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar