Minggu, 03 Mei 2015

15.MENELUSURI JEJAK ROH GENTAYANGAN



Kesalahpahaman manusia terhadap roh/arwah manusia yang telah mati membuat setan dari bangsa jin begitu mudah menyesatkannya dengan berbagai tipu daya,apa lagi didukung oleh kepintaran manusia membuat sandiwara hidup di atas sandiwara  berupa film atau sinetron honor membuat tipu daya setan cepat merasuki pikiran manusia sampai apa yang diinginkan oleh setan bisa dilakukan demi menghilangkan ketakutannya kepada gangguan ruh manusia yang sebenarnya adalah gangguan setan.Maka tersebutlah nama-nama produk tipu daya setan,seperti kesurupan,pocong,kuntil anak,sundel bolong,dan sebagainya.
A.    Roh Manusia Setelah Dikuburkan
Telah dijelaskan sebelumnya bahwa manusia setelah dicabut nyawanya oleh malaikat Maut dan telah memasuki alam kubur maka akan didatangi oleh dua malaikat,yaitu Mungkar dan Nakir.Bila roh itu beriman dan bertakwa maka memperoleh kehidupan yang menyenangkan (nikmat kubur).
“Dan ruh itu pun dikembalikan ke jasadnya. Kemudian datanglah dua malaikat yang mendudukannya dan bertanya kepadanya,’Siapa Tuhanmu?’ dia pun menjawab,’Tuhanku Allah.’ Keduanya bertanya lagi,’Apa agamamu?’ dia menjawab,’Agamaku Islam.’ Keduanya bertanya,’Siapa lelaki yang diutus kepada kalian ini?’ dia menjawab,’Dia adalah Rasulullah saw.’ Keduanya bertanya lagi,’Apa ilmumu?’ dia menjawab,’Aku membaca Al Qur’an, Kitab Allah, aku mengimaninya dan membenarkannya.’
            Terdengarlah suara yang memanggil dari langit,’Karena kebenaran hamba-Ku maka hamparkanlah (suatu hamparan) dari surga, pakaikanlah dengan pakaian dari surga, bukakanlah baginya sebuah pintu menuju surga.’ Beliau saw bersabda,’maka terciumlah wanginya serta dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang.’ Beliau bersabda,’Datanglah seorang laki-laki berwajah tampan, berbaju indah dengan baunya yang wangi mengatakan,’Bahagialah engkau di hari yang engkau telah dijanjikan.’ Orang (yang beriman) itu mengatakan,’Siapa angkau? Wajahmu penuh dengan kebaikan’ dia menjawab,’Aku adalah amal shalehmu.’ Orang itu mengatakan,’Wahai Allah, segerakanlah kiamat sehingga aku kembali kepada keluarga dan hartaku.”(HR.Ahmad).
Sebaliknya,bila ruh itu kafir atau penuh dengan dosa maka akan memperoleh kehidupan yang menyengsarakan (siksa kubur),”Ruhnya pun dikembalikan ke jasadnya dan datanglah dua malaikat mendudukannya seraya bertanya,”Siapa Tuhanmu?’ maka dia menjawab,’a..a… aku tidak tahu.’ Keduanya bertanya.’Apa agamamu?’ dia menjawab,’a…a…aku tidak tahu.’ Keduanya bertanya,’Siapa laki-laki yang diutus kepadamu ini?’ dia menjawab,’a…a…aku tidak tahu.’ Maka terdengar seruan dari langit.’ Karena pendustaan (nya) maka hamparkanlah (suatu hamparann) dari neraka dan bukakan baginya suatu pintu munuju neraka dan terasalah panas serta angin panasnya bagi orang itu dan dia pun dihimpit oleh kuburnya sehingga hancur tulang-tulangnya.
             Datanglah seorang laki-laki yang berwajah buruk dengan pakaian yang bau busuk dan mengatakan,”Bergembiralah kamu dihari yang buruk bagimu yang telah dijanjikan ini.’ Orang itu berkata,’Siapa kamu dengan wajahmu yang penuh dengan kajahatan.’ Dia menjawab,’Aku adalah amal burukmu.’ Orang itu pun berkata,’Wahai Allah janganlah engkau adakan kiamat.” (HR. Ahmad).
Nasib kita di alam kubur ditentukan oleh amal yang yang kita bawah.Jadi rezki kita masing –masing telah disediakan Allah di alam kubur sesuai dengan amal yang kita bawah,ditambah dengan amal-amal lain yang datang menyusul,seperti amal jariah,ilmunya yang berguna,amal saleh dari anak yang saleh dan juga doa-doa dari sesama muslim.Setelah menempati tempat masing-masing maka roh itu terkunci, artinya tidak bisa lagi kembali ke alam dunia,karena alam dunia dengan kubur telah dibatasi oleh didinding pemisah yang tidak seorangpun bisa menembusnya.Dan mereka akan berada di alam kubur sampai datangnya hari kiamat,sebagaimana Firman Allah:

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mukminun : 100).
B.    Bentuk-Bentuk Tipu Daya Setan Sehubungan dengan Roh Orang Mati
1.      Kesurupan roh manusia
Dalam kehidupan kita,kadang kita mendengar cerita atau menyaksikan langsung saudara kita mengalami kesurupan atau kemasukan suatu kekuatan yang menguasai kesadaran/mengedalikan dirinya.Mereka kadang bicara dan mengaku dirinya sebagai penghuni kuburan keramat,orang tua yang telah meninggal,orang yang disakiti hatinya,atau orang yang mati terbunuh.
Contoh kasus:Seorang siswa yang kesurupan di sekolah penulis,mengaku sebagai seorang gadis yang bernama Saleha yang mati tertembak sekitar 60 tahun yang lalu.Lokasi penembakan kebetulan adalah lokasi yang dibanguni sekolah tempatnya di WC siswa.Dia mengaku tinggal di salah satu WC siswa tersebut.Dia meminta agar didoakan dan dibacakan Al Quran di tempatnya.Pengakuannya sama dengan pengakuan orang yang menembaknya yang kebetulan tinggal di sekitar lingkungan sekolah yang sempat dihadirkan penulis dalam menangani siswa yang kesurupan tersebut.Hal inilah yang membuat sebagian warga sekolah dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah percaya bahwa roh Saleha yang tertembak itu gentayang dan mengganggu siswa.
Namun ada yang mencurigakan bagi penulis yang menangani kasus kesurupan ini,antara lain:
1. Dia minta dibacakan Al Quran/Surat Yasiin di tempatnya (WC Siswa),padahal membaca Al Quran di tempat kotor seperti WC dilarang dalam Islam,kalau melakukan larangan berarti dosa,bukankah yang menyuruh kita berbuat dosa hanyalah setan ?.
2. Beberapa siswa mengellinginya membaca Al Quran di ruang perpustakaan sesuai dengan permintaannya,malah dia senang dan memegang Al Quran yang dibaca siswa.
3. Tetapi ketika penulis membacakan ayat Kursi,Al Ikhlas,Al Falaq dan An An Nas dia malah menjerik kepanasan,sampai akhirnya keluar namun beberapa saat kemudian masuk lagi.Bukankah yang tidak tahan dengan bacaan Ayat Kursi hanyalah setan ?.
4. Penulis mencoba menyediakan  dua gelas air.Yang satu sengaja dibacakan Ayat Kursi dan ketiga surat pengusir setan yang tersebut di atas,dan yang satunya tidak dibacakan lalu disuruh minum.Ternyata dia tak sanggup meminum air di gelas pertama yang katanya panas sekali,sedang gelas kedua mampu dihabiskannya.Bukankah hanya setan yang tak sanggup minum air yang telah dibacakan ayat-ayat Al Quran.
5. Ketika kesurupan berikutnya,dia membuat model kuburan di depan kelasnya dan menulis tanggal 19 Maret 2013 lalu menyuruh teman-temannya menabur bunga.Ketika ditanya,kuburan siapa itu dia  menjawab “Kuburan Selfi yang akan saya ambil”.Pengakuan inilah yang membuat warga sekolah dan orang tua siswa menjadi takut,jangan-jangan Saleha benar-benar akan mengambil nyawa seorang siswa,tetapi nyatanya setelah tanggal 20 Maret 2013 siswa yang selalu kesurupan itu baik-baik saja.Bukankah hanya setan yang suka menakut-nakuti manusia dan suka berbohong ?.
Akhirnya penulis menemukan solusi bahwa cara menghentikan kesurupan tersebut adalah membimbing siswa terutama korban untuk melawan sendiri dengan memperbanyak zikir dan membaca Al Quran,meyakinkan siswa bahwa yang mengganggu Selfi adalah setan yang mengaku-ngaku sebagai manusia,itu hanya tipu daya setan yang suka menakut-nakuti yang tujuannya adalah untuk menyesatkan manusia.Kepercayaan warga sekolahpun terhadap arwah gentayangan berangsur-angsur berkurang dan akhirnya siswa percaya bahwa itu hanyalah setan dari bangsa jin yang mengku-ngaku sebagai manusia,yang hanya ingin menyesatkan manusia agar melakukan kesyirikan.Dengan semakin banyaknya siswa sudah tidak mempercayainya sebagai arwah manusia yang gentayangan,maka akhirnya setan itupun berhenti mengganggu siswa.
Kasus kedua adalah seorang dukun yang pernah didatangi penulis sebelum penulis mengenal siapa dukun itu.Dukun tersebut biasanya kalau malam Senin mengalami kesurupan.Bila telah kesurupan maka dukun itu membungkukkan badannya pertanda bahwa dukun itu telah dimasuki roh penghuni kuburan keramat yang bernama “Datu’ Pakkalimbungan’ atau masyarakat menamainya ‘Daeng Toa’ yang kuburannya terletak di Panaikang Kec.Bissappu Kabupaten Bantaeng.Setelah itu,dukun lalu menumpahkan minyak di mulutnya yang membuat orang-orang yang menyaksikannya berebutan mengambil minyak itu sebagai ‘berkah’.Lalu dukun itupun duduk melayani pasien-pasiennya,mengobati atau membagi-bagi sesuatu yang dijanjikan.
Penulis sempat terkesima saat mengikuti dukun yang kesurupan itu memasuki kamarnya karena katanya bahwa janji untuk dibawakan emas telah penuhi.Setelah dalam kamar,suami dukun itu disuruhnya membuka kotak yang telah disediakan berukuran kira-kira 30 X 15 X 20 CM,ternyata betul kotak tersebut telah berisi berbagai macam perhiasan emas yang mengkilat berupa kalung,gelang dan cincin.
Kasus ketiga adalah seorang keluarga yang kesurupan di rumah keluarga yang baru sebulan sudah dikuburkan.Dia mengaku sebagai orang yang baru saja meninggal dan meminta kepada keluarganya agar diadakan acara “attumate’ untuk menyelamatkan dirinya di sana (kubur).Dia mengaku kecewa karena menantunya yang ‘Muhammadyah’ tidak melakukan ritual attumate pada waktu yang biasa dilakukan.
Akhirnya penulis berusaha mencari informasi tentang kebenaran adanya arwah manusia yang bisa masuk ke tubuh manusia lainnya ?.Tak satupun keterangan dalam Al Quran maupun hadist yang menjelaskan bahwa arwah manusia bisa masuk ke tubuh manusia lainnya.Keterangan yang ada hanyalah bahwa manusia setelah meninggal dan telah diperiksa oleh Malaikat Mungkar dan Nakir maka arwahnya dibawah ke tempat istrahatnya menunggu kiamat,arwah yang baik disimpan di tempat yang tinggi beserta kenikmatannya dan arwah yang buruk disimpan ditempat di bawah tanah beserta siksaannya.Antara alam dunia dan alam kubur dibatasi oleh dinding,oleh karena arwah-arwah yang telah menempati tempatnya di alam kubur tidak bisa ke mana-mana sampai datangnya hari kebangkitan (Simak QS.Al Mukminuun:99-100).
Dan Rasulullah SAW juga memberikan informasi bahwa hanya jin yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia lainnya, ’’sesungguhnya setan (jin) beredar didalam diri manusia seperti aliran darah ‘’(HR.Bukhari muslim).Setinggi-tingginya ilmu manusia,tidak ada yang diberi kemampuan untuk masuk kedalam tubuh manusia lainnya.Setan tahu bahwa manusia mudah percaya pada prasangka,oleh karena itu dengan pengakuannya sebagai manusia,manusia bisa mempercayainya apatah lagi setan itu mampu membukti persangkaan manusia itu,sehingga manusia mengikutinya,kecuali sebagian kecil manusia tak mau mengikutnya (lihat QS.Saba:20).
Begitupula yang masuk ke dalam tubuh seorang dukun sampai dukun itu bisa mengobati segala macam penyakit,itu adalah setan dari bangsa jin untuk menyesatkan manusia,sekalipun mengaku sebagai orang saleh.Ada seorang dukun yang bila hendak mengobati maka terlebih dahulu kemasukan yang mengaku sebagai Syekh Yusuf dan wali-wali lainnya.Itu semua adalah ulah setan untuk menarik manusia agar mendekat padanya.Pengobatan yang dilakukan oleh seorang dukun hanyalah alat untuk menarik manusia mendekat yang tujuannya adalah untuk menyesatkan iman para pasien karena disuruhnya melakukan sesuatu yang mengandung kesyirikan seperti mempersembahkan sesajen kepada penghuni kuburan atau tempat yang dianggap keramat
Suatu pelajaran berharga bagi pembaca untuk menambah pemahaman tentang orang yang kesurupan.Seorang jin yang telah ditaklutkan oleh seorang ustaz membuka rahasianya dalam menyesatkan manusia,yang katanya agar sama-sama masuk neraka.Setan dari bangsa jin tersebut mengatakan bahwa bangsanyalah yang selalu melayani permintaan manusia di tempat-tempat yang dikeramatkan.Mereka suka mendiami tempat-tempat yang dikeramatkan karena di situ banyak makanannya,antara lain sesajen,bunga dan minyak wangi,dan katanya di situ pulalah gampang menyesatkan manusia.Katanya lagi dia akan akan kuat dan kebal bila makan sesajen yang dipersembahkan manusia untuknya.
Dikatakannya pula bahwa “bila ada manusia yang kesurupan dan mengaku sebagai manusia dengan menyebut nama si A atau si B maka janganlah dipercaya karena itu bukan manusia melainkan ulah bangsaku.Roh manusia telah terkunci di alam kubur sehingga tidak mungkin bisa kembali ke dunia apalagi masuk ke dalam tubuh manusia”.Jin itupun mengatakan bahwa manusia yang gampang ditipu atau diganggu oleh bangsanya adalah manusia yang jauh dari Tuhanya,yang lalai melaksanakan ibadah.Diapun mengaku bahwa bangsanya akan kepanasan atau tersiksa bila mendengar ayat-ayat Allah,tidak akan berani mengganggu manusia yang selalu berzikir dan yang berdoa saat keluar rumah.
Berdasarkan uraian di atas maka jelaslah bahwa orang yang kesurupan itu adalah tipu daya setan.Setanlah yang mengaku-ngaku sebagai manusia,sebagai orang tua atau sebagai penghuni kuburan keramat.Padahal sesungguhnya tidaklah demikian.Apapun yang diminta atau yang diperintahkan orang yang kesurupan itu janganlah dipenuhi sekaliipun permintaannya itu berupa ibadah,karena Allah melarang kita mengikuti kehendak atau perintah setan.Melaksanakan suatu ibadah atas perintah setan maka dilarang karena termasuk mempersekutukan Allah karena ibadah apapun yang kita lakukan adalah melaksanakan perintah Allah.
Dengan tipu daya seperti ini,setan menyesatkan manusia,merusak iman dan menyuruhnya dan melakukan amalan-amalan sesat seperti mempersembahkan sajian,memakai jimak atau jampi-jampi atau menyuruh mendatangi suatu tempat yang dianggap keramat.Janganlah tertipu,walaupun mereka mengaku sebagai Allah,sebagai Malaikat,sebagai Nabi,dan sebagai orang saleh,jangan dipercaya,jangan diikuti kemauannya dan jangan ditakuti apapun acamannya.Hanya kepada Allahlah kita takut dan hanya  kepada-Nya kita berlindung.Dan jangan pula dipenuhi kemauan atau perintahnya sekalipun perintahnya itu untuk melakukan suatu ibadah,seperti membaca Al Quran,Shalat,Berzikir dan sebagainya,karena Allah melarang kita mentaati setan.Buktinya kalau kita membaca Al Quran atas permintaan setan maka setan tidak kepanasan tetapi kalau bukan permintaannya maka akan kepanasan,karena memenuhi permintaan setan justru akan membuat setan itu menjadi kuat.

2.     Roh Gentayang
DI lingkungan masyarakat sudah terkenal sekali dengan adanya roh gentayangan. Mereka percaya bahwa orang yang sudah mati bisa hidup kembali berupa roh. Mereka juga beranggapan bahwa orang yang matinya tidak wajar seperti bunuh diri ataupun di bunuh orang lain maka arwahnya penasaran. Arwah tersebut akan meminta sesuatu agar arwahnya bisa tenang. Namun, adakah arwah gentayangan dalam Islam?.
Contoh kasus di suatu rumah yang pernah penulis sewa tersebar berita bahwa rumah tersebut tidak ada yang berani menempatinya,karena menurut pengakuan tetangga,bahwa di rumah itu kalau malam Jumat biasa penghuni rumah melihat sosok perempuan yang gantung diri di dekat sumur yang ada dalam rumah dengan wajah yang mengenaskan dan katanya piring biasa berbunyi-bunyi bila telah malam.Dan menurut pengakuan warga bahwa memang di rumah itu pernah ada orang yang mati bunuh diri.Namun,selama dua tahun penulis di rumah itu tidak pernah melihat dan mendengar apa yang diceritakan masyarakat dan kenyataan sampai saat ini rumah tersebut tidak ada yang tinggali dan tidak ada pula yang mau membelinya,karena masyarakat di kampung tersebut takut atas cerita-cerita yang berkembang.
Begitupun mengenai cerita yang tersebar dari mulut ke mulut tentang adanya roh perempuan yang gentayangan,yang katanya perempuan tersebut adalah korban pembunuhan setelah diperkosa.Perempuan tersebut biasa muncul pada malam hari dan mengganggu laki-laki yang lewat,dengan menyamar sebagai gadis cantik dan kalau lelaki itu mulai bermaksud megajaknya bermaksiat maka perepuan itupun membunuh lelaki tersebut,dan cerita lain yang didukung oleh film atau sinetron horor di televisi yang membuat masyarakat percaya pada cerita roh gentayangan.
Tentang roh gentayangan atau hantu ini merupakan mitos yang berkembang karena kesalahpahaman manusia terhadap roh manusia setelah dikuburkan. Memang terbukti ada yang diganggu hantu tersebut,tetapi Rasulullah  SAW telah menyatakan bahwa tidak ada hantu (HR.Muslim),atau tidak ada roh manusia yang telah dikubur kembali kedua mengganggu.Apa yang dilihat oleh manusia itu adalah ulah setan untuk menakut-nakuti manusia agar bila telah takut maka bisa mengajukan permintaan yang macem-macam yang dilarang oleh syariat Islam atau yang ujung-ujungnya adalah menyesatkan manusia agar berlaku maksiat atau syirik.Berdaarkan QS Al Mu’minuun bahwa roh manusia tak akan mungkin kembali ke dua sampai datangnya kiamat sekalipun untuk berbuat amal saleh.Jadi kalau mereka ada yang dizinkan ke dunia maka tidaklah mungkin akan ke dunia hanya untuk berbuat dosa dan membalas dendam karena mereka sudah merasakan bagaimana nasib orang-orang yang berdosa di alam kubur.
Setanlah yang masuk ke dalam tubuh manusia dan mengaku-ngaku sebagi roh orang tua, atau orang-orang saleh. Karena hanya setan (jin) yang diberi kemampuan oleh Allah untuk masuk ke dalam tubuh manusia, sebagaimana keterangan Rasulullah SAW bahwa, “Sesungguhnya setan (jin) beredar di dalam diri manusia seperti aliran darah,” (HR. Bukhari Muslim).
Memang ada riwayat yang menyebutkan adanya ruh manusia yang melihat bagaimana orang-orang yang masih hidup memperlakukan jasadnya akan tetapi roh manusia tersebut menyaksikan proses penguburannya pada saat mereka belum masuk ke alam kubur dan rohnya itupun tidak Nampak dihadapan manusia,begitupun suaranya tidak terdengar oleh manusia.Seperti yang diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Nabi SAW bersabda, “Jika jenazah telah siap, kemudian kaum lelaki memikulnya di atas pundak-pundak mereka, maka jenazah itu orang shalih ia berkata: ‘Segerakanlah aku!’, tetapi jika tidak (shalih), ia berkata kepada keluarganya: ‘Celaka, akan kalian bawa kemana aku?’ Segala sesuatu akan mendengar suaranya selain manusia, dan andaikan manusia mendengarnya niscaya akan jatuh tersungkur,” (HR. Bukhari).
Rasullah SAW mengabarkan bahwa setelah roh keluar dari tubuh manusia (mati), roh itu diantar oleh malaikat menuju penciptanya (Allah). Setelah itu dikembalikan kealam kubur. Di alam kubur roh mendapat pemeriksaan oleh malaikat Munkar dan Nakir. Melalui pemeriksaan itulah roh ditempatkan pada tempat yang layak baginya, “Kemudian dibukakanlah untuknya pintu ke arah surga. Lalu kepadanya dikatakan; Inilah tempat tinggalmu dan itu pulalah yang diserakan oleh Allah untukmu yaitu segala sesuatu yang ada di dalamnya. Mayit itu merasakan kenikmatan yang besar dan umat berbahagia. Kemudian dikeluarkanlah kuburnya itu sampai 70 hasta dan diberi penerangan di dalamnya. Tubuhnya dikembalikan sebagai mana permulaan dahulu. Rohnya diletakkan di dalam kelompok roh yang suci yaitu dalam tubuh seekor burung yang bertengger di salah satu pohon surga,” (H.R Ahmad).
Berdasarkan keterangan al-Qur’an dan hadis maka jelaslah bahwa tidak ada roh gentayangan, yang ada adalah roh orang yang mukmin tidak bisa terangkat keatas gara-gara utangnya yang belum terbayar. Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa tidak ada hantu, di dalam arti roh mati kedunia mengganggu manusia (HR. Muslim). Apa yang selama ini diyakini oleh sebagian besar umat Islam hanyalah tipu daya setan dari bangsa jin. Setanlah yang menyamar sebagai orang yang telah mati seperti dilihat oleh orang-orang yang tertipu.Kalau ada orang yang sudah diyakini mati dan tiba-tiba muncul dihadapan kita atau suatu kampung maka yakinlah bahwa itu bukan manusia melainkan setan.Begitupun kalau mendengar suara tanpa badan yang mengaku orang yang telah mati maka yakinlah bahwa itu adalah suara setan dan Begitu pula yang sebut “pocong”,”kuntil anak” dan sebagainyaa adalah ulah setan untuk menakut-nakuti manusia.maka hadapilah mereka dengan cara menghadapi setan yang diajarkan oleh Islam.
3.     Orang Mati Bisa  Hidup Kembali
Telah berkembang pula masyarakat Islam tentang adanya orang (pemilik ilmu tarekat) yang telah dikuburkan hidup kembali.Beberapa orang yang telah memberikan kesaksian tentang adanya orang yang telah dikuburkan dan hidup kembali di kampung lain.
Contoh kasus: Penulis memiliki seorang sahabat yang bernama Yusuf,dia adalah anak seorang dukun sekaligus guru tarekat.Dulu penulispun berguru pada orang tua sahabatku,antara lain diberikan ilmu yang bisa membuat jazad kita lenyap di dalam kubur dan hidup kembali di kampung lain.Tetapi akhirnya penulis kembali ke jalan Allah dan membuang ilmu-ilmu tersebut karena penulis menganggapnya sebagai ilmu sesat.
Suatu ketika sahabatku itu jatuh sakit dan sakitnya itu yang membawanya kea lam kubur.Saat mayatnya hendak di shalati tiba-tiba masuklah ke dalam rumah cahaya seperti lampu yang menerangi ruangan dan cahaya itupun meninggalkan rumah ketika mayat usai dishalati dan dibawa ke pekuburan.Malamnya,ada warga yang mengaku melihat cahaya di kuburan Yus yang menjulang tinggi sampai menembus langit.Beberapa hari kemudian berdatanganlah orang-orang sekampung Yus yang mencari rezki di kampung lain mengaku telah bertemu dan berbicara langsung dengan Yus.Bahkan beberapa warga Tonrita,yang merupakan murid-murid perguruan tarekat orang tua Yus mengaku sempat berpelukan dengan Yus.Tetapi mengapa tidak pernah Nampak dihadapan penulis padahal penulispun mau sekali bertemu dengannya ?.
Yang mencurigakan dari kasus seperti di atas,adalah kalau memang orang mati bisa hidup kembali mengapa hanya bisa ditemui satu kali ?,mengapa tidak mau bertemu dengan sahabat dan keluarga dekatnya ? atau mengapa tidak berkunjung ke kampungnya untuk menemui keluarga dan tetangga-tetangganya ? dan mengapa tidak ada kabar beritanya di rumah rumahnya sekarang orang mati yang hidup kembali itu.
Dan salah satu kehebatan ayah sahabat penulis adalah mengaku pernah naik ke langit ke tujuh bertemu Allah.Sesampai di atas langit dia melihat sebuah rumah dan didekatilah rumah.Katanya di rumah itu dia bertemu dengan seseorang yang mengaku Nabi Muhammad yang menyuruh memasuki sebuah kamar yang katanya Allah sudah menunggunya.Diapun memasuki kamar yang ditunjuk,ternyata di dalam kamar itu dia bertemu seseorang yang menyeramkan yang rambutnya berdiri seperti duri.Dia dimarah-marahi karena melupakan adat orang tuanya dan diperintahkan kepadanya bila kembali kedunia agar melestarikan tradisi orang tuanya,antara lain menghormati roh-roh yang disebutnya dengan senantiasa mempersembahkan sesajen kepada mereka.
Kasus di atas bagi penulis hanyalah tipu daya setan agar para pengikut tarikat yang diajarkan oleh orang tua Yus semakin yakin kebenaran berita bahwa para pengikut tarikat itu dijamin keselamatannya di akhirat dan bisa hdup kembali di muka bumi semaunya,atau agar orang yang lain tertarik untuk menuntut ilmu tersebut,antara lain sahadat batin hanya sebuah bunyi kedutan di leher,shalat batin yang hanya sebuah bunyi di dalam dada.Bila seseorang telah memiliki ilmu tersebut maka tidak perlu lagi melaksanakan syariat-syariat Allah seperti shalat 5 waktu,berpuasa di bulan Ramadhan dan sebagainya karena mereka telah mencapai tingkat ma’rifat dan orang yang sudah mencapat ma’rifat tidak butuh lagi amalan syariat,dia sudah dekat dengan Allah,dia adalah kekasih Allah dan telah dijamin masuk surge sehingga apapun keinginannya terhadap Allah maka dengan shalat batin itu pasti terpenuhi termasuk kalau masih mau hidup kembali di dunia dan orang seperti ini mayatnya di kubur akan lenyap,yang menurut penulis bahwa lenyap karena ulah setan yang mencurinya saat kita menggali kubur itu lalu menyimpannya di tempat lain atau di dalam hutan.
Memang terdapat kisah orang-orang yang telah mati bahkan telah dikubur hidup kembali,diantaranya ada yang mati suri dan ada yang mati benaran tetapi karena kehendak dan kekuasaan Allah bisa hidup kembali dan memang benar-benar hidup kembali karena bisa kembali ke rumahnya dan hidup bersama dengan keluarganya.Begitupula kisah tujuh pemuda yang bersembunyi di gua (Ashabul Kahfi) yang dimatikan Allah selama lebih 300 tahun dan dihidupkan kembali.Mereka itu hidup karena kehendak Allah bukan karena adanya ilmu-ilmu rahasia yang dimilikinya.
Ilmu-ilmu tersebut di atas bagi penulis adalah sesat dan termasuk ajaran setan,karena ilmu-ilmu tersebut tidak didapati di dalam Al Quran maupun sunnah Rasul,sedangkan Allah telah memberi peringatan:
“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainyaDan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.”(QS. Az Zukhruf:36-37).
Dan sangat jelas bahwa pengakuannya telah bertemu dengan Allah adalah tipu daya setan.Dan Yang dilihat dalam mimpinya itu bukanlah Allah dan bukan pula nabi Muhammad,melainkan setan yang mengaku-ngaku sebagai Allah dan Nabi Muhammad. Buktinya dia melihat Allah dengan muka yang menyeramkan,itu kan Iblis dan Allah itu mustahil dilihat oleh mata apapun,dan Allah tiada serupa dengan mahkluk-Nya.Dukun itu alat setan untuk menyebarkan kesesatan di muka bumi ini.

C.     Tekad Setan Untuk Menyesatkan Manusia
Allah telah menyatakan bahwa setan,baik dari bangsa jin maupun dari bangsa manusia adalah musuh manusia karena mereka memiliki visi,misi dan program kerja untuk menyesatkan manusia agar kelak menjadi penghuni neraka bersama dengannya.Hal ini dinyatakan dalam Al Quran:
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia) [maksudnya setan-setan jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman kepada Nabi.]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS al-An’âm, 6: 112).
Oleh karena itu Allah memberi peringatan kepada manusia agar berhat-hati terhadap tipu daya setan,sebagaimana Firman-Nya:
“Hai anak Adam janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga. Ia menanggalkan pakaian kedua untuk memperlihatkan kepada kedua auratnya. Sesungguh ia dan pengikut-pengikut melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguh Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”(Al a’raf:27).

Setan yang dipimpin oleh Iblis adalah makhluk yang sakit hati terhadap manusia karena gara-gara manusia sehingga mereka dikutuk oleh Allah dan dinyatakan sebagai calon penghuni neraka.Karena kutukan itulah sehingga Iblis memohon izin kepada Allah untuk menyesatkan manusia dengan cara apapun dan memohon pula agar diberi umur yang panjang.Allah pun memenuhi permintaannya agar diketahui siapa diantara manusia yang benar-benar beriman dan tidak beriman dan sebagai ujian bagi manusia guna mengisi surga dan neraka.Hal ini dikisahkan dalam Al Quran:
“Iblis menjawab: ‘Beri tangguhlah aku sampai waktu mereka dibangkitkan’ Allah berfirman ‘Sesungguh kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.’ Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukumiku tersesat aku benar-benar akan mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur .”(selengkapnya baca QS. Al A’raaf:12-20).
Allahlah yang mempersilahkan Iblis dan pasukannya untuk mendatangi tiap-tiap manusia untuk melakukan misinya,sebagaimana Firman-Nya:
“Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.” (QS.Al Israa:63-64).
Untuk melakasanan misi setan maka Allah pun memberinya fasilitas atau kemudahan,antara lain:
a.       Setan dapat melihat manusia tetapi manusia dapat melihatnya sehingga manusia susah membedakan antara suara setan atau suara manusia,
b.      Setan dari jin mampu masuk ke dalam tubuh manusia,mengendalikan perkataan dan gerak manusia
c.       Setan dari jin mampu terbang dengan kecepatan yang tinggi dan ke tempat yang jauh
d.      Setan dari mampu membaca hati manusia dan mencuri berita di langit sehingga bisa membantu manusia sekutunya
e.       Setan dari jin mampu berubah-rumah wujud sehingga bisa menipu atau memperdaya manusia
f.       Setan dari jin mampu berbuat melebihi kekuatan manusia sepertimengendalikan angin sehingga bisa mendatangkan bencana
g.      Setan dari jin memiliki umur yang panjang sehingga bisa memiliki pengalaman dan ilmu yang lebih banyak dari manusia,setan tahu apa yang terjadi pada nenek-nenek kita ratusan tahun yang lalu
h.      Setan memiliki jumlah yang lebih besar dari manusia sehingga mampu mendatangkan puluhan ribu pasukan untuk menghadapi seorang manusia.
Tentu di antara kita ada yang bertanya untuk apa Allah mengizinkan Iblismenyesatkan manusia,bukankah Allah sendiri yang memberi petunjuk kepada manusia ?.Jawabannya adalah:
“Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (QS.Saba:21).
Karena setan sebagai musuh kita maka kita diperintahkan untuk menperlakukan setan sebagai musuh musuh. Allah Subhânahu wa Ta’âla berfirman:
“Sesungguh setan itu adalah musuh bagimu maka anggaplah ia musuhmu karena sesungguh setan-setan itu hanya mengajak golongan supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.”
Setan memiliki jalan-jalan yang ia tempuh untuk mempengaruhi seorang muslim lalu menghalangi mereka dari agama Allah, melalaikan dari ketaatan, dan memalingkannya dari jalan yang benar dan diridhai. Jalan masuk setan tersebut adalah jalan syubhat dan jalan syahwat.
Pertama, jalan masuk syahwat yaitu apabila setan melihat seorang muslim condong dan mencintai kemaksiatan, lalu setan menghiasi maksiat tersebut dihadapan sang hamba agar ia memperturutkan syahwat hawa nafsunya dan memalingkan dari ketaatan kepada Rabbnya.
Kedua, jalan masuk syubhat yaitu apabila setan melihat seseorang yang berpegang teguh terhadap agama, semangat menjalankan ketaatan kepada Rabbnya, jauh dari perkara syahwat dan maksiat, maka setan akan masuk melalui jalan syubhat. Ia jadikan orang tersebut berlebih-lebih dalam agama, keras dan kaku. Lalu ia pun keluar dari jalan yang lurus, dari ketaatan kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Syubhat menjadikan seseorang berlebih-lebihan dan kaku dalam beragama, akan tetapi pelakunya menyangka menjaga ketaatan di jalan Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Renungkanlah sebuah hadits dari Abu Musa al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,
 “Apabila tiba pagi hari, Iblis menyeru para serdadunya dengan mengatakan, ‘Barangsiapa yang berhasil menyesatkan seorang muslim pada hari ini, maka akan aku berikan mahkota’. Salah seorang pengikut Iblis mengatakan, ‘Aku senantiasa bersama seorang muslim, hingga ia menceraikannya’. Iblis menjawab, ‘Dia bisa menikah lagi’. Pasukannya yang lain mengatakan, ‘Aku bersama seorang muslim hingga dia durhaka kepada kedua orang tuanya’. Iblis menjawab, ‘Dia bisa kembali berbakti’. Yang lain mengatakan, ‘Aku senantiasa bersama seorang muslim hingga ia berbuat syirik’. Iblis berkata, ‘Kamu kamu’. Pasukannya yang lain mengatakan, ‘Saya bersamanya hingga dia berzina’. Iblis menanggapi, ‘Kamu, kamu’. Pasukan lainnya lagi mengatakan, ‘Aku senantiasa bersamanya hingga ia membunuh’. Iblis menjawab, ‘Kamu, kamu’. Ia pun menyematkan mahkota tersebut.”(HR. Ibnu Hibban).
Berdasarkan keterangan-keterangan di atas maka jelaslah bahwa setan adalah musuh kita,oleh karena apapun omongannya jangan dipercaya.Apapun ancamannya jangan ditakuti.Apapun perintahnya jangan dipenuhi dan berhati-hatilah selalu tipu dayanya.Ingat setan mampu membuktikan apa yang manusia persangkakan.Dan ingat pula bahwa setan itu lemah terhadap orang-orang yang beriman dan selalu beramal saleh.Hadapilah tipu daya setan dengan ayat-ayat Allah,niscaya mereka akan lemah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar